Melek Internet Untuk Anda

BIOSKOP MELEKNET

BIOSKOP MELEKNET
Sekedar pengingat, sejak pertama kali rilis tahun 2004 lalu, sekuel-sekuel SAW hadir sebagai film tahunan untuk perayaan Halloween dan sukses mendapatkan perhatian para pecinta film


Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 April 2010

"Times New Roman", Siapakah Pembuatnya?


MENYEBUT Times New Roman, tentu banyak orang yang tahu. Jenis huruf ini digunakan sebagai standar huruf dalam dunia pengetikan. Keberadaannya dikenal luas oleh orang dari berbagai kalangan profesi. Namun, seberapa banyak di antara kita yang mengetahui sejarah penciptaan huruf jenis Times New Roman ini?

Huruf ini dirancang oleh seorang berkebangsaan Inggris bernama Stanley Morrison. Ia lahir pada tanggal 6 Mei 1889 di Wanstead, Inggris. Stanley tumbuh sebagai figur yang tidak memiliki pengetahuan tentang percetakan, namun di kemudian hari ia menempati banyak posisi penting di dunia tersebut. Pengetahuannya yang banyak dalam hal tipografi didapatkan sejak menjadi anggota percetakan The Pelican Press.


Kecintaannya pada Tuhan membuatnya banyak membaca buku-buku religius, bahkan karya tipografinya yang pertama juga ditujukan untuk gereja. Setelah keluar dari The Pelican Press, ia bekerja untuk Cloister Press di Manchester. Banyak desain-desain terbaiknya dihasilkan saat ia bekerja di perusahaan ini. Lagi-lagi, karyanya banyak mencerminkan latar belakang gereja katolik, hal ini terlihat pada ilustrasi dan berbagai macam dekorasi yang ia gunakan. Karena ia sangat membenci perang, gerakan antiperangnya membuat ia sempat dipenjara selama empat tahun (1914-1918).

Selama kurang lebih 30 tahun (1929-1960) Stanley Morrison menjadi konsultan huruf untuk koran The Times di London, Inggris. Sebagai konsultan huruf, pada tahun 1931 ia mengatakan pada Times, ”The Times merupakan koran yang telah memiliki pelanggannya sendiri, kita memerlukan sebuah huruf yang tidak sama dengan barang dagangan pada umumnya, huruf itu harus baik pada dasarnya, namun juga mencerminkan kekuatan dari garis, konsistensi, dan ekonomis bagi The Times”.

Karena kata-katanya itulah, 3 Oktober 1932 menjadi hari pemasaran jenis huruf “Times” ke khalayak ramai, karena pada hari itu untuk pertama kalinya koran The Times dicetak dengan menggunakan jenis huruf yang dinamai seperti koran itu sendiri. Stanley Morisson bukan satu-satunya orang yang berada di balik layar kesuksesan huruf tersebut. Ia juga dibantu temannya bernama Victor Lardent sebagai orang yang menggambar rancangan huruf ini.


Huruf bernama Times ini dengan cepat menjadi sangat populer pada masa itu, banyak digunakan di koran, majalah, maupun buku lapor*an tahunan perusahaan. Huruf ini didaftarkan lisensinya ke The Monotype Corporation di Inggris, namun juga didaftarkan ke perusahaan lisensi Linotype di Amerika, karena koran The Times banyak mendaftarkan lisensi dari produk-produknya ke Linotype. Akhirnya, pada tahun 1945, The American Linotype Company mendaftarkan nama dagang ”Times Roman” secara terpisah, bukan sebagai bagian dari The Times ataupun Monotype. Di sinilah terjadi perbedaan nama untuk penggunaan huruf ini dalam komputer. Linotype dan perusahaan-perusahaan di bawah lisensinya seperti Adobe dan Apple Macintosh menggunakan nama ”Times Roman”, sedangkan Monotype dengan perusahaan-perusahaan di bawah lisensinya seperti Microsoft meng*gunakan nama “Times New Roman”.

Pada era ’80-an, Monotype mendesain ulang Times New Roman dan mengklaim bahwa huruf yang di desain ulang ini lebih baik daripada Times Roman yang dimiliki Linotype. Karena tidak mau kalah, pada periode waktu yang berdekatan, Adobe-Linotype juga meluncurkan seri baru dari huruf Times, yang tentu saja mereka mengklaim huruf yang baru juga lebih baik dibanding huruf milik Monotype. Pada kenyataannya, sebagian atau mungkin seluruh pengguna huruf ini tak akan menyadari atau bahkan tak akan mempermasalahkan perbedaan di antara keduanya walaupun huruf-huruf tersebut dicetak sangat jelas dengan ukuran 10 pt dalam resolusi tinggi 300 dpi.
Lepas dari berbagai pertentangan di atas, terbukti bahwa Stanley Morrison telah berhasil menciptakan huruf yang baik dengan ciri khasnya tersendiri sehingga jenis huruf ini terus dikenang dan digunakan oleh banyak kalangan hingga saat ini. Ia meninggal pada 11 Oktober 1967 di London, Inggris.

Jenis-jenis font yang dibuat oleh Stanley Morrison:
Fonts: Times™ (1931), Times™ Ten (1931), Times™ Eighteen (1931), Times™ Central European (1931), Times New Roman™ (1932, bekerja sama dengan Victor Lardent). Fonts: Times™ (1931), Times™ Ten (1931), Times™ Eighteen (1931), Times™ Central European (1931).

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3952073
READ MORE >>

Kamis, 04 Maret 2010

Cara Nonton Siaran TV Indonesia Dan Luar Negeri Di Internet

Nonton tv online di internet kini bukan hal yang mustahil lagi, tidak punya tv tuner di laptop / pc tidak masalah. Kini bisa nonton tv via internet , syaratnya tentu koneksi internet yang baik dan harus stabil seperti koneksi di MelekNET. Hebatnya lagi, siaran realtime (ketika kita nonton acara dari tv online internet pada menit / detik itu sama dengan acara yang ada di tv konvensional, bukan rekaman seperti youtube, walaupun ada delaynya sekitar 3-5 detik), caranya gampang silakan buka salah satu link dibawah ini :

1. http://www.binus-access.com/our-services/bee-watch.html
2. http://www.justin.tv
3. http://indocctv.net/
4. http://televisindo.blogspot.com/
5. www.viewmy.tv
6. http://indotv-online.tk

TV INDONESIA
1. http://www.imediabiz.tv
2. http://www.indoweb.tv
3. http://www.mivo.tv
4. http://www.tvone.co.id
5. http://indotv-online.tk

TV LUAR NEGERI
1. http://www.hulu.com (USA)
2. http://www.jumptv.com
3. www.freetvonline.com
4. www.worldtvpc.com
5. www.wwitv.com
6. http://www.tvunetworks.com
7. http://www.tvlizer.com

NONTON SEMUA FILM
1. www.ovguide.com

KALO BUAT NONTON BOLA
1.www.myp2p.eu
2. www.indonewyork.com
3.www.iraqgoals.net (bwt liat live sepakbola terutama liga eropa)
4. http://atdhe.net/ (bt nonton bola& olahraga laennya)

[NEW]

Tv dan radio Malaysia :
http://tontontv.com
http://tvmalaysia.blogspot.com/

TV Thailand :
http://www.thailand-tv-online.com/

World Free channel :
http://www.tvchannelsfree.com/

Tv Vietnam :
http://vietnamlive.tv

Tv India :
Buka www.in.com ---> buat yg ini, Syaratnya harus daftar dulu.. Tapi gratis kok

Gabung di Facebook Groupnya :
http://www.facebook.com/group.php?gid=151481871904

Sumber
READ MORE >>

Selasa, 02 Maret 2010

Hati-hati, Pengaya Mozilla Mengandung Trojan

Peramban Mozilla baru saja menambahkan dua pengaya (add-ons) barunya, yakni Master Filer dan Sothink Web Video Downloader versi 4 untuk PC.

Sayangnya dua pengaya yang sedianya digunakan untuk menangkal program jahat (malicious) tersebut justru terinfeksi oleh Trojan. Master Filer bahkan sudah diunduh sekitar 600 kali dan menginstal Bifrose Trojan. Sedangkan Sothink Web Video Downloader versi 4 menyusup di dalam LdPinch Trojan dan sudah diunduh sebanyak 4.000 kali.

Jika Anda kebetulan menginstal salah satu dari pengaya malicious tersebut, maka Anda akan memerhatikan bahwa Trojan yang sudah terinstal tidak akan mudah dihapuskan. Dalam hal ini yang Anda perlukan adalah menjalankan scan antivirus yang terpisah dan desinfeksi guna membersihkan sistem pada komputer Anda. Pasalnya, menjalankan hanya satu anti virus bukanlah solusi yang tepat, sebab Trojan tak mudah terinfeksi dengan cara demikian.

Ketika berita ini kami tulis, Mozilla menggunakan ClamAV sebagai satu-satunya pemindai. PCworld, sumber berita yang kami lansir, pada awalnya juga ingin mengetahui alasan mengapa Mozilla tidak beralih saja ke virustotal.com yang menampung sebanyak 40 antivirus berbeda untuk masing-masing kasus. Menurut sebuah organisasi open-source, malicious tersebut pernah juga menyusup ke dalam salah satu pemindai malware yang digunakan oleh Mozilla.

From : www.infokomputer.com
READ MORE >>

Senin, 01 Maret 2010

Internet Menghambat Penuaan Otak

Bermain internet???Sering browsing internet? Teruskan. tidak usah takut.ternyata Kegiatan ini ternyata membuat sel-sel otak kita bekerja aktif. Sebab, saat masuk ke dalam interaksi di dunia maya, kita perlu menimbang dan mengambil keputusan secara seksama. Informasi mana yang sebaiknya kita baca dan mana yang lebih diabaikan.

Secara mental, kegiatan ini juga jauh lebih menarik dibandingkan membaca buku yang tebal dan berat, demikian pendapat para ilmuwan di UCLA.

Studi yang mereka lakukan mendapati, ketika kita browsing, ada satu sirkuit saraf otak yang terangsang aktif. Hal ini tidak didapati pada orang yang sedang membaca buku. Tak hanya itu. Hasil scan MRI juga menunjukkan aktivitas otak meningkat hingga 3 kali lipat pada orang yang rutin menjelajah internet, dibanding yang baru berkenalan dengan internet.

Tips: Sisihkan waktu 20 menit sehari untuk mencari topik yang selama ini ingin kita pelajari atau ketahui dari internet. Misalnya berita terkini mengenai perkembangan artis mancanegara atau tangga lagu terbaru di luar negeri. Semua jenis informasi memiliki manfaat yang sama bagi otak kita.
ilmu kita dapat,kesehatan otak juga kita jaga.
READ MORE >>

Selasa, 23 Februari 2010

Transaksi Aman Via Internet Banking


Transaksi perbankan yang semakin canggih ibarat buah simalakama. Satu sisi menguntungkan karena kemudahan yang didapat, namun sebaliknya sistem ini rawan terhadap kejahatan elektronik.

Hal tersebut diakui Direktur PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (BII), Stephen Liestyo. kepada detikFinance saat ditemui di Alun-Alun Grand Indonesia Jalan MH Thamrin Jakarta Rabu (17/2/2010).

"Transaksi melalui internet banking, termasuk juga mobile banking sangat berguna. Bank tidak perlu investasi banyak, karena semua biaya lebih banyak ditanggung nasabah. Namun ini punya kelemahan, yaitu celah kejahatan dalam bentuk pengambilan dana menjadi besar," urainya.

Untuk mencegah sisi negatif dari kecanggihan transaksi perbankan, ada baiknya Anda menerapkan berbagai tips agar tetap bisa aman bertransaksi.

Tips pertama, pastikan bank tempat nasabah mendaftarkan layanan internet banking menggunakan second autofication. Lazimnya orang mengenal Token.

Token berfungsi sebagai bentuk proteksi tahap dua. Selain ada username dan password, nasabah juga akan lebih aman bertransaksi melalui piranti tambahan ini.

"Token bisa berbentuk fisik atau SMS. Jika SM kita memanfaatkan handphone kita untuk autofication tersebut," katanya.

Namun sampai saat ini belum seluruh bank yang memberikan fasilitas token. Untuk itu, BI telah memberi peringatan kepada bank yang bersangkutan, dalam bentuk audit secara berkala.

"Subyeknya ke BI. Nanti akan ada warning dan diaudit minimal satu tahun sekali. Kalau BII sudah. Token kami yakini untuk sementara jauh lebih baik dari pada tidak ada," tegasnya.

Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah website korporasi yang melayani internet banking nasabah. Banyak ditemui kasus, sindikat mengkloning website salah satu perbankan. Bentuk, warna, kanal serta fitur dibuat seruap namun tidak sama.

Jadi nasabah harus teliti. Meskipun sama, pasti ada satu atau dua instrumen yang berbeda. Salah satunya adalah nama website tersebut atau sering dinamakan domain. Domain pasti akan berbeda, satu sama lain.

"Perhatikan situs palsu. Bisa saja nasabah masukkan data saat ingin pakai layanan internet banking. Ternyata itu palsu, hingga data nasabah tercuri. Jadi harus hati-hati," ucapnya.

Ditambahkan Stephen, layaknya fitur dalam situs jejaring sosial, perbankan juga diwajibkan menambah layanan notification. Yaitu informasi tentang aktivitas user account dalam tempo beberapa waktu kebelakang, baik nasabah sendiri yang melakukan, atau user lain yang berhubungan dengan nasabah. Seperti terima transfer atau auto debit tagihan kredit.

Nah saat ada transaksi yang tidak diketahui nasabah, apalagi sampai mengurangi saldo, nasabah dapat mengetahui secara diri.

"Ini jadi penting. Umumnya sih melalui email. SMS juga bisa tapi berbayar," imbuhnya.

READ MORE >>

Senin, 22 Februari 2010

Menghalau Pembobolan Rekening Bank


Teknologi yang digunakan para penjahat cyber semakin lama juga semakin canggih. Tak ayal, pihak perbankan pun harus memiliki sistem keamanan yang kuat untuk menghadangnya.

Meski demikian, untuk terhindar dari tindak kriminal ini juga diperlukan peran aktif nasabah. Simak 6 kiat untuk menghalau aksi pembobolan rekening ini menurut M. Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII):

1. Gunakan hanya kartu chip, kalau bank Anda belum memberikan kartu chip, Anda harus minta ganti dan jangan menggunakan untuk transaksi sebelum diganti. Aturan Bank Indonesia (BI) yang baru, sejak Januari 2010 kartu yang resmi dan boleh digunakan hanya kartu jenis chip.

"Cuma saya belum konfirmasi apakah aturan ini untuk kartu kredit saja atau juga untuk kartu atm? Seharusnya semua kartu yang diterbitkan perbankan. kalau di luar negeri, mesin ATM sudah tidak mau menerima kartu non-chip," papar Didin, panggilannya.

2. Lindungi kode 3 angka (CVV2) di belakang kartu Anda. Kecuali untuk otorisasi transaksi online, kode itu tidak akan pernah digunakan untuk transaksi konvensional di mesin ATM, atau di counter EDC merchant. Tutup 3 angka di belakang kartu itu dengan sticker, cellotape apa saja yang tidak transparan

3. Ubah PIN Anda sesering mungkin. Parameternya sederhana, ketika Anda cukur rambut, ganti kaos kaki (karena mulai bau), atau ganti sikat gigi (karena sudah mulai kusut) atau setiap kali cek angin ban kendaraan, itulah saatnya mengganti PIN kartu ATM Anda. Misalnya di pom bensin, biasanya sekarang ada mesin ATM, Anda bisa mengganti PIN ketika sedang transaksi pembelian BBM.

"Itu serius, musuh utama masalah keamanan adalah behaviour manusia itu sendiri, kebiasaan, kelakuan, sebagian besar pembobolan terjadi akibat dari eksploitasi terhadap kelemahan sosial, makanya disebut social engineering," tukasnya.

4. Jangan pernah memberikan informasi pin dan data pribadi yang biasa digunakan untuk otorisasi perbankan kepada siapapun dengan alasan apapun termasuk pada customer service bank, seperti misalnya nama gadis ibu kandung dan lainnya. Kecuali memang yakin bahwa itu prosedur yang harus dilalui. Sebab sekarang banyak sekali pihak ketiga (misalnya perusahaan asuransi) dengan alasan kerja sama dengan pihak bank penerbit kartu, menawarkan produknya secara telemarketing dan Anda diminta memberikan informasi pribadi ini.

"Sialnya apabila ternyata itu bukan dari telemarketing tetapi dari sindikat pelaku fraud, Anda tidak pernah tahu dan tidak bisa melakukan kros cek dalam situasi ini," lanjut Didin.

5. Berhati-hati apabila menerima tawaran dari telemarketing seperti itu, karena biasanya persetujuan yang anda berikan akan diterjemahkan sebagai kesediaan untuk melakukan auto ebet terhadap account anda. Ini berbahaya, lebih baik bila kurang yakin, Anda meminta waktu untuk melakukan konfirmasi kepada bank penerbit apakah benar pihak bank punya kerjasama dengan pihak telemarketing tersebut dan bagaimana aturan main serta risikonya.

"Atau sekalian saja Anda selalu menolak tawaran itu atau cukup tahu nama produk dan siapa penyelenggaranya selanjutnya sebenarnya Anda sendiri bila tertarik bisa insiatif jadi yang balik menghubungi penyelenggara jasa itu dan meminta untuk dilayani. Cara ini lebih aman, walau membutuhkan partisipasi aktif Anda," kata Didin.

6. Awasi terus keberadaan kartu Anda ketika berada di counter merchant, jangan biarkan kartu itu dibawa kemana-mana dan digesek ke mesin yang berbeda berkali-kali. Lebih baik Anda membatalkan transaksi dan tidak usah menandatangani apapun dan laporkan ke bank penerbit apabila curiga dengan kondisi di suatu counter merchant.

Awasi juga kondisi mesin EDC, apakah nampak ada perangkat tambahan atau sambungan kabel tambahan yang mencurigakan. Tapi ini perlu pemahaman teknis, pengguna awam biasanya tentu akan sulit membedakan.

Kita mesti ingat, begitu kita gesek kartu itu, maka semua informasi penting akan tercatat oleh mesin EDC dan sebagian bahkan di print out. Seperti nama, nomor kartu dan tanggal masa berlaku (kadang kala tanggal mulai menggunakan).

Seseorang tidak perlu punya ingatan super untuk menghapal deretan kode angka yang tertera di kartu. Kalau Anda lengah cukup banyak waktu bisa digunakan pelaku untuk mencatat informasi itu (thrasing). Bahkan mereka bisa saling kerja sama misalnya berdua, satu orang sengaja mengalihkan perhatian Anda dan satunya yang membawa kartu mencatat atau bahkan menggesekkan kartu anda ke mesin skimming yang tidak terlihat.

Sumber



READ MORE >>

Waspada Penipuan Di Facebook


Serangan phising (penipuan online) melalui Facebook semakin menggila. Vendor keamanan internet Kaspersky Lab mengungkapkan bahwa kode jahat yang disebarkan melalui situs jejaring sosial ini 10 kali lebih efektif menginfeksi, dibandingkan dengan distribusi malware melalui email.

"Tipuan phising dapat berhasil dengan berpura-pura menjadi sesuatu yang pada awalnya terlihat legal untuk memancing korban. Tetap waspada dan lakukan tindakan pencegahan yang tepat merupakan kunci untuk tidak masuk ke dalam perangkap mereka," ujar David Emm, anggota Tim Penelitian dan Analisa Global Kaspersky Lab.

Untuk mengatasi serangan phising tersebut, simak tips ampuh dari Kaspersky, yang dikutip detikINET dari keterangan resminya, Jumat (22/5/2009):

  • Untuk situs seperti Facebook, buat bookmark untuk halaman login, atau mengetik URL secara langsung di browser address bar.
  • Jangan mengklik link pada pesan email.
  • Hanya mengetik data rahasia pada website yang aman.
  • Mengecek akun bank Anda secara regular dan melaporkan apapun yang mencurigakan kepada bank Anda.
  • Cari tanda giveaway dari email phising: jika hal itu tidak ditujukan secara personal kepada Anda, jika Anda bukan satu-satunya penerima email, jika terdapat kesalahan ejaan, tata bahasa atau sintaks yang buruk atau kekakuan lainnya dalam penggunaan bahasa.
  • Menginstall software untuk kemanan internet dan tetap mengupdate anti-virus.
  • Menginstall patch keamanan.
  • Waspada terhadap email dan pesan instan yang tidak diminta.
  • Berhati-hati ketika login yang meminta hak Administrator.
  • Back up data anda.

Semoga bisa bermanfaat.

READ MORE >>

Rabu, 17 Februari 2010

Hati-hati Bergaul di Facebook!!!!


Facebook adalah situs jejaring sosial yang sudah tidak asing lagi. Anak SD pun juga sudah banyak yang memanfaatkannya untuk ajang pertemanan.

Namun, bila kita tidak hati-hati ternyata juga ada resikonya. Nah, di sini MelekNET akan memberikan info dan tips agar kita semua bisa meminimalisir resiko negatif dari pemakaian facebook. Info dan tips ini di sadur dari portal berita terkenal www.detik.com.

Jangan terlalu lengkap memasang profil diri dan foto di Facebook! Jangan terlalu gampang berteman di Facebook! Waduh, seruan tersebut tentunya tidak terlalu populer, atau cenderung diabaikan para Facebooker.

Ya memang, karena dengan bergesernya konsep dan ide sebuah pertemanan, maka tak apalah pada kenyataannya kita hanya punya segelintir teman di dunia nyata sepanjang punya berjibun (ratusan, ribuan) teman di situs jejaring sosial.

Seolah-olah dengan demikian keeksisan Anda adalah seberapa banyak teman yang dimiliki. Padahal dengan semakin banyak teman, yang kadang hanya teman sekadar kenal atau bahkan tak ingat lagi siapa dia atau bertemu dimana, maka semakin rentan terekspos data diri kita ke pihak-pihak di luar kontrol kita.

Salah satu contoh kasus yang mengingatkan kita akan bahaya bergaul sembarangan di Facebook adalah peristiwa hilangnya seorang remaja bernama Marietta Nova Triani (14). Setelah sempat membuat uring-uringan keluarganya yang merasa kehilangan, ternyata Nova kabur dengan pacarnya Febriani alias Ari (18) yang dikenal melalui Facebook.

Nova yang berasal dari Sidoarjo dibawa kabur pacarnya saat Nova bertamu di perumahan BSD, sejak tanggal 6 Februari 2010 lalu. Nova dan Ari ditemukan polisi di Jatiuwung, Tangerang.

Mungkin Nova hanya satu dari sekian korban pergaulan 'kebablasan' yang bermula dari perkenalan di Facebook. Nah, agar kita tidak menjadi korban berikutnya maka ada baiknya langkah-langkah pencegahan berikut ini bisa dijalankan ketika di dunia Facebook:

1). Jangan terlalu lengkap memasang profil atau data diri di Facebook. Tentunya semakin lengkap profil/data diri terpasang, semakin mudah mendapatkan teman. Tetapi di sisi lain, semakin berisiko pula data diri kita disalah-gunakan (abused)

2). Jangan memasang foto-foto diri Anda yang sekiranya Anda sendiri tidak akan merasa nyaman apabila foto tersebut tersebarluaskan secara bebas. Ingatlah, walau foto tersebut "hanya" diposting di akun Facebook Anda, sebenarnya itu sama saja dengan menyebarlukaskan foto tersebut ke publik. Sekali terposting dan tersebar, maka sangat sulit (dan nyaris mustahil) Anda bisa mencabut foto Anda dari Internet. Maka, selektiflah dalam berpose dan memposting foto Anda.

3). Jangan sembarangan 'add friend' atau melakukan approval atas permintaan seseorang untuk menjadi teman Anda. Cara memilah dan memilihnya mudah, yaitu lihat saja berapa jumlah "mutual friends" antara Anda dengan seseorang tersebut. Semakin sedikit "mutual friends"-nya, berarti semakin sedikit teman-teman Anda yang kenal dengan dirinya, yang berarti semakin berisiko tinggi. Pastikan Anda hanya menerima "pertemanan" yang "mutual friends"-nya cukup banyak.

4). Jangan sembarangan menerima tag photo. Bolehlah kita "banci tagging", tetapi berupayalah lebih selektif. Artinya, sekali Anda terjun ke Facebook, rajin-rajinlah memeriksa "keadaan sekeliling". Karena kita kadang menemukan foto diri kita yang di-upload dan di-tag oleh orang lain, padahal kita tidak suka foto tersebut disebarluaskan. Segera saja kita "untag" diri kita dari foto tersebut dan kalau perlu minta teman kita yang melakukan upload foto tersebut untuk mencabutnya.

5). Jangan tunda-tunda, ketika Anda menemukan data atau profil Anda digunakan oleh pihak lain untuk hal-hal di luar kontrol Anda, segeralah bertindak. Membiarkannya, justru akan membuatnya makin berlarut dan berdampak destruktif, setidaknya untuk kenyamanan diri sendiri. Laporkan langsung ke pengelola layanan untuk segera mencabut informasi aspal (asli tapi palsu) tersebut. Atau, mintalah bantuan pada orang atau pihak yang sekiranya bisa atau paham bagaimana mengatasi hal di atas.

6). Jangan mudah termakan bujuk rayu orang yang baru Anda kenal di Facebook. Karena perlu Anda ingat bahwa seringkali orang menyamarkan identitas aslinya di dunia maya. Apa yang tampak di dunia maya seperti Facebook belum tentu cerminan asli perilaku diri di dunia nyata. Bisa jadi orang yang tampak baik, sopan di Facebook ternyata memiliki watak sebaliknya di dunia nyata. Oleh karena itu sebaiknya berhati-hati dengan teman yang baru dikenal di dunia maya.


*) Penulis, Donny B.U., adalah penggiat kampanye "Be Wise While Online" dalam program Internet Sehat - ICT Watch. Untuk artikel terkait lainnya, dapat dibaca di http://www.ictwatch.com/internetsehat atau http://www.internetsehat.org

READ MORE >>
Silahkan kontak Costumer Service kami untuk pemasangan iklan atau layanan lainnya.
Status YM
Bila Custumer Service kami tidak mengerti pertanyaan dan permasalahan sulit Anda, silahkan langsung kontak teknisi kami.
Status YM

Koleksi Film (klik pada gambar)

Koleksi Film (klik pada gambar)
Ingin punya koleksi film seperti kami, silahkan hubungi Operator...
 

MelekNET Copyright © 2010 by MelekNET Powered By Blogger, IDFL Design by ET